Pupuk Anggrek – Jenis, Cara Memilih, & Cara Pakai

Imadudin Adam

pupuk anggrek

Pupuk anggrek adalah salah satu kunci utama untuk menjaga tanaman anggrek tetap sehat, rajin berbunga, dan tumbuh maksimal. Banyak orang mengira anggrek sulit dirawat, padahal dengan pemilihan pupuk yang tepat, proses perawatannya bisa jauh lebih mudah.

Setiap jenis anggrek memiliki kebutuhan nutrisi berbeda, sehingga penting untuk memahami jenis pupuk anggrek, cara memilih yang sesuai, serta cara pakainya agar hasilnya optimal.

Melalui panduan ini, kamu bisa mengetahui langkah-langkah yang benar dalam memberikan pupuk anggrek agar tanaman kesayanganmu tumbuh subur dan menghasilkan bunga yang indah.

Jenis-jenis Pupuk Anggrek

Pupuk anggrek adalah kombinasi nutrisi yang berfungsi layaknya multivitamin untuk membantu anggrek tumbuh sehat, berbunga rajin, dan tetap kuat menghadapi perubahan lingkungan. Secara umum, pupuk anggrek terbagi menjadi dua kelompok besar berdasarkan kandungan nutrisi di dalamnya, yaitu pupuk makro dan pupuk mikro. Keduanya penting untuk mendukung proses pertumbuhan serta metabolisme anggrek.

1. Pupuk Makronutrien

Jenis ini mengandung unsur yang dibutuhkan dalam jumlah besar, seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), dan Sulfur (S).

Nitrogen membantu pertumbuhan daun dan batang, fosfor mendorong pembentukan akar dan bunga, sementara kalium meningkatkan ketahanan tanaman. Pupuk makro biasanya digunakan dalam fase pertumbuhan aktif atau ketika anggrek membutuhkan dorongan nutrisi tambahan.

2. Pupuk Mikronutrien

Pupuk anggrek juga membutuhkan unsur mikro seperti Boron (B), Besi (Fe), Zinc (Zn), dan Tembaga (Cu). Unsur-unsur ini penting sebagai kofaktor enzim yang membantu proses fotosintesis dan pembentukan energi.

Meski dibutuhkan dalam jumlah kecil, kekurangan mikronutrien bisa menyebabkan daun menguning, pertumbuhan mandek, atau akar melemah.

3. Pupuk Cair dan Pupuk Padat

Dalam praktiknya, pupuk anggrek tersedia dalam bentuk cair dan padat (slow release). Pupuk cair lebih mudah diserap dan aman dipakai rutin, sedangkan pupuk padat cocok untuk pelepasan nutrisi jangka panjang. Banyak pecinta anggrek menggunakan metode “weakly, weekly”, yaitu memberi pupuk cair tipis setiap minggu.

4. Pupuk Berdasarkan Rasio NPK

Beberapa pupuk anggrek diformulasikan dengan rasio NPK tertentu, misalnya NPK tinggi nitrogen untuk fase tumbuh, atau NPK tinggi fosfor untuk memicu pembungaan. Pemilihan rasio yang tepat membantu anggrek menyesuaikan kebutuhan pada setiap fase.

Dengan memahami jenis-jenis pupuk anggrek ini, kamu bisa memberikan nutrisi yang tepat agar tanaman anggrek tetap sehat dan rajin berbunga.

Cara Memilih Pupuk Anggrek yang Bagus

pupuk anggrek

Memilih pupuk anggrek yang tepat sangat penting karena anggrek merupakan tanaman epifit yang memiliki kebutuhan nutrisi jauh lebih spesifik dibanding tanaman hias biasa. Anggrek tidak tumbuh di tanah, sehingga nutrisi yang mereka terima di alam sangat terbatas. Karena itu, kamu tidak bisa menggunakan pupuk sembarangan, pupuk anggrek harus memiliki komposisi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman ini.

1. Pilih Pupuk dengan Kandungan Nitrat Tinggi

Ahli perawatan anggrek menyarankan memilih pupuk anggrek yang kaya nitrat. Meski anggrek bisa menyerap berbagai bentuk nitrogen seperti urea atau amonia, penelitian menunjukkan bahwa anggrek lebih sehat dan menghasilkan bunga lebih besar ketika mendapat nitrogen dalam bentuk nitrat.

Rasio nitrat yang tinggi juga membantu penyerapan kalsium dan magnesium, dua unsur penting untuk pertumbuhan akar dan daun.

2. Perhatikan Rasio Nutrisi pada Label Pupuk

Saat membeli pupuk anggrek, perhatikan angka NPK pada kemasan. Formula seperti 13-3-15 dianggap kuat dan ideal untuk digunakan dua kali sebulan.

Pupuk dengan rasio seimbang ini memberi nutrisi cukup tanpa risiko over-fertilizing. Hindari memberikan pupuk dosis rendah setiap kali menyiram karena dapat menyebabkan penumpukan garam yang memicu luka bakar pada akar.

3. Utamakan Pupuk Cair untuk Penyerapan Maksimal

Pupuk anggrek dalam bentuk cair lebih efektif dan merata penyerapannya, terutama untuk jenis Phalaenopsis. Banyak pecinta anggrek menggunakan pupuk cair seperti formula 7-5-6 atau 7-8-6 yang dirancang khusus untuk anggrek.

4. Gunakan Secara Bergantian dengan Air Bersih

Untuk mencegah penumpukan garam, selingi penggunaan pupuk anggrek dengan penyiraman air biasa. Metode ini menjaga akar tetap sehat dan mencegah kerusakan akibat garam.

Dengan memilih pupuk anggrek yang tepat dan menggunakannya pada waktu yang benar, anggrek bisa tumbuh lebih kuat dan siap menghasilkan bunga di musim berikutnya.

Cara Pakai Pupuk Anggrek

pupuk anggrek

Menggunakan pupuk anggrek dengan benar sangat penting agar tanaman tetap sehat, tumbuh subur, dan mampu berbunga kembali. Anggrek dalam pot tidak mendapatkan nutrisi alami seperti di habitat aslinya. Setelah energi awal dari media tanam habis, mereka membutuhkan pupuk sebagai sumber nutrisi tambahan. Namun, pemberiannya harus tepat karena anggrek termasuk tanaman yang sensitif terhadap kelebihan pupuk.

1. Gunakan Pupuk yang Larut dalam Air

Pupuk anggrek terbaik adalah pupuk cair yang mudah larut dalam air. Pupuk ini memiliki keseimbangan makro dan mikronutrien yang tepat. Kamu bisa memakai pupuk khusus anggrek atau pupuk universal asalkan memperhatikan rasio NPK dan mengencerkan sesuai kebutuhan.

2. Sesuaikan Jenis Pupuk dengan Media Tanam

Jika anggrek ditanam di media berbahan kulit kayu (bark), gunakan pupuk dengan nitrogen tinggi seperti NPK 30-10-10 atau 15-5-5. Media bark cenderung rendah nitrogen, sehingga pupuk harus mengimbangi kekurangan tersebut. Untuk anggrek yang tidak ditanam di bark, gunakan pupuk seimbang seperti 20-20-20. Sementara itu, untuk meningkatkan potensi bunga tahun berikutnya, gunakan pupuk fosfor tinggi seperti 10-30-20 pada musim gugur.

3. Terapkan Metode “Weakly Weekly”

Cara pakai pupuk anggrek yang paling efektif adalah memberi pupuk encer setiap minggu saat masa pertumbuhan aktif. Larutkan pupuk hingga ¼ atau ½ dari dosis pada kemasan. Pada musim dorman (musim dingin), kurangi frekuensi menjadi sebulan sekali dengan dosis setengahnya.

4. Aplikasikan Saat Penyiraman

Berikan pupuk anggrek saat kamu menyiram tanaman menggunakan air hangat-suarm. Siram perlahan dan hindari mengenai daun. Setidaknya sekali sebulan, bilas pot dengan air bersih untuk membuang sisa garam pupuk yang menumpuk.

5. Hindari Overfertilizing

Tanda kelebihan pupuk anggrek antara lain akar menghitam, daun menguning, ujung daun terbakar, bunga sedikit, atau muncul kerak putih di pot. Jika terjadi, hentikan pemupukan sementara dan bilas media tanam.

Dengan pemakaian pupuk anggrek yang benar, tanaman akan lebih sehat dan siap menghasilkan bunga yang lebih indah.

Puspa Dewi Flower adalah pilihan terbaik buat kamu yang ingin mendapatkan anggrek berkualitas premium langsung dari sumbernya. Dengan memiliki nursery atau pembibitan sendiri, kami memastikan supply bunga selalu aman dan stabil. Setiap tanaman dirawat secara optimal, sehingga bunga anggrek yang kamu dapatkan selalu segar, awet, dan tahan lama.

Kamu juga bisa memilih koleksi anggrek bulan yang elegan dan cocok untuk dekorasi rumah, kantor, atau hadiah spesial. Untuk kamu yang berdomisili di Bekasi, layanan jual anggrek Bekasi dari kami siap mengirimkan tanaman anggrek premium dengan aman dan cepat.

Butuh dekorasi cantik untuk acara atau ruang usaha? Puspa Dewi Flower juga menyediakan jasa sewa tanaman anggrek yang praktis dan berkualitas tinggi.

Kalau kamu ingin anggrek yang benar-benar cantik dan tahan lama, Puspa Dewi Flower adalah jawabannya. Beli sekarang ya!

Sumber:

Imadudin Adam
Hi, pals! Penulis yang sudah aktif menjadi jurnalis sejak akhir 2015. Mengantongi sertifikasi jurnalis dari Dewan Pers dan aktif menulis berbagai tema tulisan di sejumlah situs ternama di Indonesia.

Related Post

No comments

Tinggalkan komentar