7 Perbedaan Merawat Anggrek Indoor vs Outdoor

Imadudin Adam

anggek indoor vs outdoor

Merawat anggrek memang memerlukan perhatian khusus, terutama dalam menentukan lokasi tumbuh yang tepat. Banyak orang belum memahami perbedaan penting antara anggrek indoor vs outdoor, padahal faktor lingkungan sangat memengaruhi kesehatan dan keindahan bunga ini.

Setiap jenis anggrek memiliki kebutuhan cahaya, suhu, dan kelembapan yang berbeda, sehingga perlakuan di dalam ruangan tentu tidak sama dengan di luar ruangan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tujuh perbedaan utama dalam merawat anggrek indoor vs outdoor, agar kamu dapat menyesuaikan perawatan dengan kondisi tanaman dan lingkungan, sehingga anggrek tumbuh lebih subur dan mekar sempurna.

1. Kebutuhan Cahaya

anggek indoor vs outdoor

Perbedaan paling mencolok dalam merawat anggrek indoor vs outdoor terletak pada kebutuhan cahayanya. Anggrek indoor idealnya mendapat cahaya terang namun tidak langsung selama 6–8 jam per hari. Jendela timur menjadi lokasi terbaik karena memberikan sinar lembut tanpa membakar daun.

Sebaliknya, anggrek outdoor bisa menerima cahaya lebih intens, terutama di pagi hari di bawah naungan pohon. Namun, paparan sinar matahari langsung terlalu lama dapat menyebabkan daun gosong.

Varietas seperti Phalaenopsis cocok untuk dalam ruangan karena toleran terhadap cahaya rendah, sementara Cattleya dan Cymbidium lebih cocok di luar ruangan karena mampu beradaptasi dengan sinar yang lebih kuat. Intinya, pencahayaan harus disesuaikan dengan lokasi tumbuh agar anggrek tetap sehat dan berbunga maksimal.

2. Pola Penyiraman

anggek indoor vs outdoor

Dalam hal penyiraman, perbedaan anggrek indoor vs outdoor sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Anggrek indoor biasanya disiram seminggu sekali, dengan memastikan media tanam lembap namun tidak tergenang air. Kelebihan air dapat menyebabkan akar membusuk, sehingga penting memberi waktu akar mengering di antara penyiraman.

Di sisi lain, anggrek outdoor lebih sering perlu disiram, terutama jika berada di area panas atau berangin. Jika berada di daerah dengan curah hujan tinggi, pastikan tanaman tidak menampung air di daun atau mahkota untuk mencegah jamur.

Singkatnya, anggrek dalam ruangan memerlukan kontrol kelembapan yang stabil, sedangkan anggrek luar ruangan butuh penyiraman menyesuaikan kondisi cuaca harian.

3. Suhu dan Sirkulasi Udara

anggek indoor vs outdoor

Faktor suhu juga menjadi pembeda utama anggrek indoor vs outdoor. Di dalam ruangan, suhu ideal berkisar 18–24°C di siang hari dan sedikit lebih rendah pada malam hari. AC yang terlalu dingin dapat menghambat pertumbuhan bunga.

Di luar ruangan, anggrek lebih terpapar perubahan suhu alami antara siang dan malam, yang justru membantu proses pembentukan kuncup. Namun, penting melindungi anggrek dari suhu ekstrem di bawah 15°C atau di atas 32°C.

Sirkulasi udara di luar ruangan juga lebih alami, membantu mencegah penyakit jamur. Sedangkan di dalam ruangan, kamu bisa menambah sirkulasi dengan kipas kecil agar udara tidak lembap berlebihan dan akar tetap sehat.

4. Kelembapan dan Lingkungan

Tingkat kelembapan menjadi aspek penting dalam perawatan anggrek indoor vs outdoor. Anggrek indoor membutuhkan kelembapan sekitar 40–60%, sehingga penggunaan humidifier, semprotan air, atau wadah berisi kerikil dan air di bawah pot sangat dianjurkan.

Sementara anggrek outdoor umumnya tumbuh di lingkungan alami dengan kelembapan tinggi, terutama jika diletakkan di bawah pepohonan tropis. Namun di daerah yang kering, penyiraman tambahan mungkin diperlukan untuk menjaga kelembapan akar.

Anggrek luar ruangan juga mendapatkan sirkulasi udara alami yang lebih baik, sedangkan anggrek dalam ruangan harus dibantu dengan ventilasi agar tidak lembap berlebih. Keseimbangan kelembapan inilah yang menjaga bunga tetap segar dan tahan lama.

5. Media Tanam dan Drainase

anggrek tanah kuning

Perbedaan media tanam juga penting dalam membedakan anggrek indoor vs outdoor. Anggrek indoor biasanya ditanam dalam pot dengan campuran kulit kayu, sphagnum moss, dan perlite untuk menjaga kelembapan namun tetap memiliki sirkulasi udara baik.

Sementara anggrek outdoor, terutama jenis epifit seperti Cattleya atau Dendrobium, sering dipasang di batang pohon atau digantung agar akarnya bebas bernapas. Untuk anggrek terrestrial seperti Spathoglottis, media tanah gembur dengan drainase baik lebih cocok.

Pastikan media tanam tidak menyimpan air berlebih, karena akar anggrek sangat sensitif terhadap genangan. Dengan memilih media yang tepat, baik indoor maupun outdoor, anggrek akan tumbuh sehat dan berbunga lebih lama.

6. Pemupukan dan Nutrisi

Dalam hal nutrisi, anggrek indoor vs outdoor memiliki kebutuhan yang sedikit berbeda. Anggrek indoor cenderung memerlukan pupuk cair seimbang dengan dosis rendah (setengah dari anjuran label) setiap dua minggu sekali, karena pertumbuhannya lebih lambat di ruang tertutup.

Pupuk cair membantu menjaga warna daun tetap hijau dan mendorong pembentukan bunga. Anggrek outdoor, di sisi lain, dapat diberi pupuk slow-release yang lebih tahan lama karena terpapar hujan dan angin.

Namun, pemupukan sebaiknya dikurangi saat fase dorman agar anggrek dapat beristirahat dan mempersiapkan pembungaan berikutnya. Dengan pemupukan yang tepat, anggrek di kedua lingkungan dapat tumbuh subur dan menampilkan bunga yang menawan.

7. Perlindungan dari Hama dan Penyakit

tanaman hias bunga​

Hama dan penyakit menjadi tantangan berbeda dalam merawat anggrek indoor vs outdoor. Anggrek indoor lebih rentan terhadap kutu putih, tungau laba-laba, dan jamur akibat sirkulasi udara yang kurang baik. Solusinya, semprotkan neem oil atau bersihkan daun secara rutin untuk mencegah infeksi.

Sebaliknya, anggrek outdoor lebih mudah diserang siput, ulat, atau serangga pengisap karena berada di alam terbuka. Selain itu, hujan yang berlebihan dapat menyebabkan jamur dan bakteri jika tidak ada perlindungan dari kanopi pohon.

Perawatan rutin dan sanitasi area sekitar tanaman sangat penting agar bunga tetap sehat. Dengan pengawasan yang konsisten, baik anggrek dalam maupun luar ruangan bisa tumbuh kuat dan bebas penyakit.

Konsultasi dan Beli ke Ahlinya!

Ingin memiliki bunga anggrek yang tumbuh sehat dan indah, baik di dalam maupun di luar ruangan? Puspa Dewi Flower adalah jawabannya! Dengan pengalaman lebih dari lima tahun, kami memahami cara terbaik merawat anggrek indoor dan outdoor agar selalu mekar sempurna.

Kami memiliki nursery atau pembibitan sendiri, sehingga suplai tanaman selalu aman dan terjaga kualitasnya. Semua anggrek bulan dan varietas lainnya kami rawat menggunakan standar perawatan profesional, menghasilkan tanaman premium yang lebih awet, tahan lama, dan bebas penyakit.

Sejak tahun 2018, Puspa Dewi Flower telah melayani pembuatan hampers anggrek serta jasa rental tanaman hias dengan kualitas terbaik. Setiap rangkaian bunga kami cocok untuk hadiah eksklusif maupun dekorasi acara.

Kamu juga bisa menemukan layanan jual anggrek Bekasi dengan harga bersaing tanpa mengorbankan kualitas. Jadi, tunggu apa lagi? Dapatkan anggrek terbaik dari Puspa Dewi Flower dan bawa keindahan alami ke rumahmu. Beli sekarang juga, ya!

Sumber:

Imadudin Adam
Hi, pals! Penulis yang sudah aktif menjadi jurnalis sejak akhir 2015. Mengantongi sertifikasi jurnalis dari Dewan Pers dan aktif menulis berbagai tema tulisan di sejumlah situs ternama di Indonesia.

Related Post

No comments

Tinggalkan komentar