Tren Anggrek 2025: Jenis yang Sedang Naik Daun

Imadudin Adam

tren anggrek

Dunia tanaman hias terus berkembang, dan salah satu yang paling mencuri perhatian di tahun ini adalah tren anggrek yang semakin beragam dan menarik.

Memasuki 2025, para pecinta tanaman mulai melirik jenis-jenis anggrek baru yang tampil dengan warna unik, pola eksotis, hingga daya tahan yang lebih baik.

Popularitas anggrek bukan hanya sekadar gaya, tetapi juga mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap tanaman premium yang elegan dan mudah dirawat. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai jenis anggrek yang sedang naik daun di tahun 2025 serta alasan mengapa mereka begitu digemari.

1. Paphiopedilum Orchid

Paphiopedilum atau Lady’s Slipper Orchid menjadi pusat perhatian dalam tren anggrek berkat bentuknya yang amat unik menyerupai sepatu kecil. Bibir bunga yang berbentuk kantung berfungsi sebagai perangkap serangga untuk membantu proses penyerbukan alami. Mekanisme biologis ini menambah daya tarik sains dan estetika bagi kolektor.

Bunga Paphiopedilum umumnya bertahan enam hingga sepuluh minggu, lebih lama dibanding banyak anggrek lainnya. Pola dan warnanya juga beragam, mulai dari hijau, ungu, hingga kombinasi motif garis dan bintik yang eksotis. Keindahan yang unik inilah yang membuat Paphiopedilum laris di kalangan kolektor yang ingin menambah sentuhan misterius dan elegan pada koleksi anggrek mereka.

2. Oncidium Orchid

Oncidium, dikenal sebagai Orchid Tiger atau “Dancing Lady Orchid,” menjadi salah satu tren anggrek 2025 paling artistik. Bentuk bunganya menyerupai gaun dansa mini yang bergerak anggun saat tertiup angin, menciptakan kesan hidup dan penuh energi. Ukuran bunganya sekitar 2 cm, namun jumlah bunga dalam satu tangkai bisa sangat banyak, memberikan tampilan yang meriah.

Varian populer adalah kuning dan cokelat, meski beberapa hadir dalam putih dan warna hangat lainnya. Dengan masa mekar enam hingga delapan minggu, Oncidium menjadi favorit dekorasi ruangan yang membutuhkan sentuhan cerah, hangat, dan dinamis. Perawatannya juga mudah, cocok untuk penghobi pemula.

3. Vanda Orchid

Vanda menjadi bintang khusus dalam tren anggrek 2025 berkat kemampuannya tumbuh tanpa media tanah, hanya mengandalkan akar udara. Keunikan ini membuat Vanda terasa eksotis dan modern, cocok untuk dekorasi gantung atau display vertikal.

Vanda tersedia dari ukuran kecil hingga besar dengan warna-warna mencolok seperti biru, pink, ungu, atau oranye. Karena termasuk anggrek langka, Vanda biasanya hanya ditemukan di florist premium. Bunga Vanda dapat bertahan enam hingga delapan minggu, menjadikannya simbol kemewahan bagi para kolektor. Penampilannya yang dramatis menjadikan Vanda salah satu tanaman paling dicari bagi mereka yang menginginkan anggrek dengan karakter kuat dan tampilan artistik.

4. Cymbidium Orchid

Cymbidium menjadi salah satu tren anggrek yang stabil di 2025, terutama bagi kolektor tanaman berukuran besar dan berkarakter kuat. Dengan daun panjang serta batang yang mampu menghasilkan banyak cabang, Cymbidium dikenal sebagai anggrek yang semakin produktif seiring pertumbuhannya.

Tiap tangkai membawa enam atau lebih bunga, yang ukurannya bisa mencapai 10 cm dengan warna seperti putih, merah, hijau, pink, hingga kuning. Keunggulan utama Cymbidium adalah daya mekarnya yang panjang hingga delapan minggu. Tampilan bunganya yang besar dan mencolok menjadikan Cymbidium sebagai simbol kemewahan, cocok untuk dekorasi rumah maupun kantor.

5. Miltonia Orchid

Miltonia, si Pansy Orchid, menjadi sorotan dalam tren anggrek 2025 berkat pola bunganya yang menyerupai wajah atau topeng kecil. Tanaman ini memiliki berbagai varian ukuran, tetapi jenis berbunga besar lebih umum dibudidayakan. Setiap tangkai membawa sekitar lima bunga, dan satu tanaman bisa menghasilkan beberapa tangkai sekaligus.

Pilihan warnanya sangat memikat, putih, kuning, pink, merah, hingga ungu. Ciri khas Miltonia terletak pada pola mask di tengah bunganya. Dengan masa mekar lima hingga enam minggu, Miltonia menjadi favorit penggemar anggrek yang ingin menambah warna ceria pada koleksi tanaman hias mereka.

6. Dendrobium Nobilé

tren anggrek

Dendrobium Nobilé termasuk dalam tren anggrek elit 2025 berkat cara mekarnya yang unik. Tidak seperti anggrek lain, bunga Nobilé tumbuh dalam cluster pada setiap ruas batang, menciptakan tampilan padat dan sangat dekoratif.

Bunga berukuran 5–8 cm hadir dalam warna putih, kuning, merah, oranye, hingga ungu. Masa mekarnya mencapai delapan minggu. Selain cantik, Dendrobium Nobilé juga mudah dirawat meski tampil eksklusif. Inilah alasan mengapa jenis ini digemari sebagai centerpiece alami untuk dekorasi interior mewah.

7. Cattleya Orchid

tren anggrek

Cattleya kembali menjadi favorit dalam tren anggrek 2025 karena tampilannya yang glamor dan aromanya yang khas. Berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, Cattleya hadir dalam banyak varian, baik bunga besar maupun kecil. Varian kecil menghasilkan lebih banyak bunga per batang, sementara varian besar memiliki ukuran spektakuler yang menonjol.

Warnanya pun memukau, ungu, pink, kuning, dan banyak lagi. Cattleya juga memiliki aroma manis yang semakin kuat ketika terkena cahaya matahari. Dengan masa mekar dua hingga tiga minggu, Cattleya tetap menjadi simbol keanggunan tropis bagi para pecinta tanaman.

8. Cambria-like Orchid

tren anggrek

Cambria-like menjadi salah satu tren anggrek 2025 paling digemari karena tampilannya yang unik dan eksklusif. Sebagai hibrida banyak spesies, Cambria-like hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari 1,5 hingga 10 cm.

Warna bunganya didominasi cokelat, merah, dan ungu, namun beberapa varian menghadirkan pink atau oranye. Pola bunganya selalu tampak artistik dan premium. Dengan masa mekar sekitar enam minggu, Cambria-like menjadi pilihan ideal bagi kolektor yang ingin anggrek tahan lama serta berkarakter mewah.

9. Phalaenopsis Orchid

Phalaenopsis tetap menjadi ratu dalam tren anggrek karena daya mekarnya panjang bisa lebih dari dua bulan. Dikenal sebagai Moth Orchid, Phalaenopsis memiliki banyak varian, mulai dari multiflora dengan banyak bunga kecil hingga grandiflora dengan bunga besar 10 cm.

Warnanya sangat beragam: putih, kuning, pink, ungu, hingga pola-pola unik. Ketersediaannya yang melimpah membuatnya populer untuk dekorasi rumah dan kantor. Phalaenopsis mudah dirawat namun tetap terlihat elegan, sehingga disukai pemula ataupun kolektor berpengalaman.

10. Dendrobium Orchid

Dendrobium menjadi favorit dalam tren anggrek 2025 karena bentuknya yang anggun dan pilihan varietasnya beragam. Ada dua tipe utama, compactum dengan banyak batang dan bunga kecil, serta phalaenopsis hybrid dengan bunga besar dan warna intens seperti ungu, merah, dan biru.

Dendrobium dapat berbunga hingga dua bulan, menjadikannya tanaman hias yang sangat dekoratif dan tahan lama. Setelah mekar, cukup beri masa istirahat singkat agar tanaman kembali produktif, sehingga cocok untuk pemula maupun kolektor.

Jika kamu mencari tempat terbaik untuk mendapatkan berbagai jenis anggrek premium, Puspa Dewi Flower adalah pilihan yang paling tepat. Kami menyediakan koleksi bunga anggrek yang lengkap, segar, dan berkualitas tinggi langsung dari nursery kami sendiri.

Khusus untuk pecinta kecantikan klasik, tersedia juga anggrek bulan dengan warna dan bentuk paling elegan. Tinggal di Bekasi? Kamu bisa langsung mengunjungi layanan jual anggrek Bekasi untuk mendapatkan anggrek terbaik dekat rumahmu. Kami juga menawarkan jasa sewa tanaman anggrek untuk kebutuhan dekorasi rumah, kantor, atau acara spesialmu.

Sumber:

Imadudin Adam
Hi, pals! Penulis yang sudah aktif menjadi jurnalis sejak akhir 2015. Mengantongi sertifikasi jurnalis dari Dewan Pers dan aktif menulis berbagai tema tulisan di sejumlah situs ternama di Indonesia.

Related Post

No comments

Tinggalkan komentar